Cara Menghilangkan Sakit Kepala Cluster
Jika Anda mengalami sakit kepala yang ditandai dengan nyeri pada sekitar mata, di salah satu sisi kepala dan terjadi secara berulang dalam siklus tertentu maka dipastikan Anda sedang menderita sakit kepala cluster.
Sakit kepala cluster dapat setiap hari terjadi dan berulang kali dalam hitungan minggu, bulan, atau tahun secara rutin dalam waktu yang sama.
Ada periode saat sakit kepala cluster tidak muncul sama sekali selama berlangsungnya sakit kepala cluster selama hitungan bulan atau hitungan tahun.
Sakit kepala cluster menyerang secara tiba-tiba tanpa adanya peringatan dan terkadang ditandari dengan adanya peringatan seperti diawali dengan mual dan sensitif terhadap suara dan cahaya.
Nyeri yang diderita biasanya terjadi hanya pada salah satu sisi kepala bisa sisi bagian kiri atau bagian kanan, sisi dahi atau sisi belakang kepala.
Nyeri dirasakan menyebar hingga ke wajah, rahang, bagian atas kepala, hingga leher dan menyebabkan penderita menjadi terlihat pucat dan mengalami kesulitan tidur.
Berbeda dengan jenis sakit kepala lainnya (seperti migrain), ada beberapa gejala yang sangat khas dari sakit kepala cluster ini, yaitu:
- Nyeri berlangsung beberapa kali dalam sehari dalam seminggu hingga setahun kemudian diikuti periode ketika sakit kepala tidak muncul lagi sebelum mulai kambuh lagi.
- Nyeri yang dirasakan meningkat cepat hingga puncaknya hingga 10 menit dan bahkan berlangsung sampai 3 jam.
- Nyeri terjadi satu atau dua jam sebelum tidur malam dan berlangsung pada waktu yang sama di setiap harinya.
- Bengkak di sekitaran mata.
- Pilek hidung tersumbat,
- Mata merah.
- Kelopak mata terlihat lemas.
Seseorang dapat berisiko terkena sakit kepala cluster jika:
- Berusia antara 20 sampai 50 tahun
- Jenis kelamin pria
- Kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol.
- Pengguna obat nitrogliserin
- Sakit kepala cluster diderita oleh keluarga dekat yang dimiliki.
Melalui cara sederhana di rumah, sakit kepala cluster dapat diatasi dengan cara sebagai berikut:
- Meminum teh jahe.
- Mengkonsumsi makanan tinggi magnesium dan kaya vitamin B2, seperti kacang almon, alpukat, bayam, jamur, dan yoghurt.
- Mengoleskan minyak mint atau eucalyptus dan dicampur dengan minyak kelapa ke dahi dan pelipis.
- Menjalani terapi pernapasan dalam.
Jika sakit kepala cluster berlanjut segera periksakan diri ke dokter.
Cara Mencegah Sakit Kepala Cluster
Penting untuk mencegah terjadinya sakit kepala cluster yaitu dengan cara:
- Menghindari senyawa kimia berbau misalnya parfum, cat, atau bensin,
- Menjaga pola tidur dan pola bangun tidur secara teratur.
- Di saat cuaca sedang panas terik hindari melakukan olahraga.
- Hindari kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol.
